Info Sekolah
Sunday, 25 Sep 2022
  • Selamat datang di website resmi SMK Negeri 1 Indralaya Utara

In House Training Kurikulum Merdeka SMK PK SMKN 1 Indralaya Utara

Diterbitkan : - Kategori : Humas / Info Dinas / Kegiatan Sekolah / Kesiswaan / Kurikulum / Rapat Kedinasan

09 - 24 Agustus 2022

Bapak Awaluddin, S.Pd. , M.Si (Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan)

Sebagai langkah awal dimulainya rangkaian kegiatan Sekolah Pusat Keunggulan yang dijadwalkan mulai bulan Agustus sampai dengan Desember 2022, SMK Negeri 1 Indralaya Utara melakukan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka yang dihadiri dan diresmikan pelaksanaannya secara langsung oleh Bapak Awaluddin, S.Pd. , M.Si sebagai Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam paparannya, beliau meluruskan miskonsepsi implementasi kurikulum merdeka yang sedang ramai diperbincangkan di masyarakat. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Pengawas Pembina SMK Ogan Ilir dan pihak IDUKA yang menjadi mitra SMKN 1 Indralaya Utara yaitu Auto 2000 Plaju dan PT SPF. Kehadiran IDUKA memberikan dukungan penuh kepada SMKN 1 Indralaya Utara dan selanjutnya akan melakukan penyelarasan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. SMK Negeri 1 Indralaya Utara mengaturkan terima kasih kepada semua pihak dan stakeholder yang sangat mendukung terlaksananya kegiatan SMK PK ini. Kegiatan sosialisasi ini akan dilanjutkan dengan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka selama 10 hari kedepan.

Sumber : instagram smk_saintra

Perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Julifer Simanjuntak (Pemateri dari BBPPMPV Medan)

Profil Pelajar Pancasila

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila” . 

Penererapan Profil pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri, hal ini bisa dimulai dari Budaya Sekolah melalui iklim sekolah, kebijakn, pola interaksi dan komunikasi, serta norma yang berlaku disekolah; Intrakurikuler melalui Muatan pelajaran, kegiatan/pengalaman belajar;Projek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran berbasis yang kontekstual dan interaksi dengan lingkungan sekitar;Ekstrakurikuler melalui Kegiatan untuk mengembangkan minat dan bakat

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. 
  • Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.
  • Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler. Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.  
  • Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Prinsip-prinsip kunci projek penguatan profil pelajar Pancasila

  • Holistik
    • Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah. Dalam konteks perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kerangka berpikir holistik mendorong kita untuk menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam. Oleh karenanya, setiap tema projek yang dijalankan bukan merupakan sebuah wadah tematik yang menghimpun beragam mata pelajaran, namun lebih kepada wadah untuk meleburkan beragam perspektif dan konten pengetahuan secara terpadu.  

  • Kontekstual
    • Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Prinsip ini mendorong guru dan murid untuk dapat menjadikan lingkungan sekitar dan realitas kehidupan sehari-hari sebagai bahan utama pembelajaran. Oleh karenanya, sekolah sebagai penyelenggara kegiatan projek harus membuka ruang dan kesempatan bagi murid untuk dapat mengeksplorasi berbagai hal di luar lingkup sekolah. Tema-tema projek yang disajikan sebisa mungkin dapat menyentuh persoalan lokal yang terjadi di daerah masing-masing. 
  • Berpusat pada peserta didik
    • Prinsip berpusat pada murid berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong murid untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri. Guru diharapkan dapat mengurangi peran sebagai aktor utama kegiatan belajar mengajar yang menjelaskan banyak materi dan memberikan banyak instruksi. Sebaliknya,  menjadi fasilitator pembelajaran yang memberikan banyak kesempatan bagi murid untuk mengeksplorasi berbagai hal atas dorongannya sendiri. Harapannya, setiap kegiatan pembelajaran dapat mengasah kemampuan murid dalam memunculkan inisiatif serta meningkatkan daya untuk menentukan pilihan dan memecahkan masalah yang dihadapinya.

  • Ekploratif
    • Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata pelajaran. Oleh karenanya projek ini memiliki area eksplorasi yang luas dari segi jangkauan materi pelajaran, alokasi waktu, dan penyesuaian dengan tujuan pembelajaran. Namun demikian, 

      diharapkan pada perencanaan dan pelaksanaanya, guru tetap  dapat merancang kegiatan projek secara sistematis dan terstruktur agar dapat memudahkan pelaksanaannya

Potret Kegiatan

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Friday, 9 Sep 2022

[…] Ketahui lebih lanjut mengenai Perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ? Artikel ini memiliki […]

Reply
Friday, 23 Sep 2022

[…] Ketahui lebih lanjut mengenai Perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ? […]

Reply

Beri Komentar