Info Sekolah
Thursday, 25 Jul 2024
  • Selamat datang di website resmi SMK Negeri 1 Indralaya Utara

Workshop Penyusunan Program Anti Perundungan

Senin, 26 September 2022, Sehubungan dengan pelaksanaan SMK Pusat Keunggulan, SMKN 1 Indralaya Utara mengadakan Worshop Penyusunan Program Anti Perundungan dan Peresmian Tim Pencegahan Tindak Perundungan, dengan narasumber Ibu Vera Bekti Rahayu, M.Psi., Psikolog (Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan).

Mengenal Bullying ??...

Apakah Anda pernah mendengar tentang kasus bullying? Atau mungkin Anda memiliki sebuah pengalaman yang berkenaan dengan istilah tersebut? Bullying bisa saja terjadi di sekitar Anda, baik Anda sadari atau tidak. Mengkhawatirkannya, masalah sosial ini bisa memiliki dampak yang sangat fatal pada mental seseorang, terutama anak-anak, jika terus diabaikan.

Mengapa bullying dapat berakibat buruk? Bayangkan saat seseorang yang Anda sangat kenal, tiba-tiba menunjukkan gejala depresi dengan menutup diri atau kehilangan minat pada apa pun. Mungkin Anda tidak akan mengetahui tentang perudungan yang ia alami karena kebanyakan korban cenderung menutupi rasa sakit yang mereka derita.

Namun, luka yang mereka terima akan terus berbekas dalam waktu yang lama, dan bahkan bisa mempengaruhi masa depan mereka sebagai seorang individu—atau dalam skenario terburuk, dapat merenggut nyawa mereka.

Bullying atau perudungan sendiri adalah sebuah kegiatan penyalahgunaan kekuasaan atau ‘kekuatan’ yang bertujuan untuk menyakiti orang lain baik dalam bentuk fisik, psikis atau perkataan sehingga sang korban seringnya akan merasakan sakit, depresi, atau terjebak dalam keputusasaan. Biasanya, pelaku adalah orang yang merasa mempunyai posisi yang lebih tinggi atau lebih ‘kuat’ dari sang korban.

Faktor penyebab terjadinya bullying

Dampak Perilaku Bullying

Pelaku

  • Jangka pendek :  Belajar perilaku salah dalam menyelesaikan permasalahan, munculnya simpton ADD, Depresi,OCD.
  • Jangka panjang : Underachiever, performa kerja rendah, dan rentan melakukan kejahatan secara agresif, gangguan jiwa

Korban

  • Jangka pendek :  Kurang mampu menyesuaikan diri secara sosial, akamdemik, perasaan tidak aman, kurang mampu mengaktualisasi diri, kecemasan, low self-esteem.
  • Jangka panjang : Antisosial, depresi, dropout, prestasi akademik yang buruk, gangguan jiwa.

Peran H

Halaman ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar